Example 728x250

Perkuat Hubungan Histori dan Kemanusiaan, PPWI Sambut Kunjungan Presiden Komunitas Yaman di Indonesia

PETABALI, Jakarta — Suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat semangat persaudaraan mewarnai pertemuan antara dua pimpinan lembaga kemasyarakatan pada Jumat sore (14/8/2026). Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, menyambut langsung kunjungan Presiden Komunitas Yaman di Indonesia, Muhamad Al-Jamri, beserta jajarannya di Sekretariat PPWI Nasional, Jakarta.

Dalam pertemuan strategis yang berlangsung pukul 13.30 WIB tersebut, Wilson Lalengke turut didampingi oleh Deputy Bidang PPWI Internasional, Abdul Rahman Dabboussi. ​Pertemuan ini bukan sekadar agenda formalitas organisasi, melainkan penegasan kembali jalinan ikatan historis dan spiritual yang telah lama terbentang antara masyarakat Indonesia dan Yaman. Pemikiran filsuf Martin Buber (1878–1965) mengenai konsep “I and Thou” (Aku dan Engkau) mencerminkan suasana diskusi tersebut—bahwa hubungan antarmanusia yang sejati tercipta ketika kedua pihak saling memandang bukan sebagai objek asing, melainkan dalam ruang dialog yang tulus dan beretika.

Sinergi Program dan Penguatan Kemanusiaan

​Dalam ruang dialog yang cair, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama konkret. Fokus utama kolaborasi ditujukan pada program pemberdayaan serta penguatan tali persaudaraan antara warga Indonesia dan masyarakat Yaman—baik yang menetap di Nusantara maupun yang berada di Yaman. ​Langkah ini selaras dengan nilai-nilai luhur Pancasila, khususnya Sila Kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab) serta Sila Ketiga (Persatuan Indonesia yang berorientasi pada perdamaian dunia). Melalui peran aktif jurnalisme warga (citizen journalism), PPWI berkomitmen menyediakan jembatan informasi yang objektif, humanis, dan menyejukkan guna mempererat pemahaman lintas budaya.

Harapan dan Pertukaran Cendera Mata

Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kunjungan kehormatan ini. Tokoh pers nasional tersebut berharap momen silaturahmi ini menjadi pijakan kokoh bagi kemitraan strategis di masa depan yang melahirkan karya nyata bagi kemaslahatan publik. Sebagai simbol keakraban dan rasa saling menghormati, acara dilanjutkan dengan prosesi pertukaran cendera mata:

* ​Muhamad Al-Jamri menyerahkan Plakat Resmi Komunitas Yaman kepada PPWI sebagai bentuk apresiasi atas peran pers warga dalam merajut ukhuwah.
* ​Wilson Lalengke memberikan Kalender Khusus UN-PPWI dan sebuah buku karyanya sebagai simbol komitmen terhadap literasi, perdamaian dunia, serta keterbukaan jejaring jurnalistik internasional.

​Sebagaimana dipesankan oleh filsuf Immanuel Kant (1724–1804) mengenai Perdamaian Abadi (Perpetual Peace), hubungan antarbangsa yang harmonis dibangun di atas fondasi keterbukaan, dialog, dan rasa saling percaya yang dipupuk secara berkelanjutan. Kunjungan persahabatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat peradaban luhur senantiasa tumbuh melalui silaturahmi yang tulus. (TIM/Red)

________________________________ Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomer 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: Redaksi@pewartabali17102024@gmail.com. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250